Let's make this life Easy, as well as you can
Mengulas berbagai cerita kehidupan mulai dari tradisi hingga teknologi, tips, solusi, informasi, internet, pekerjaan, hiburan, Kesehatan, mitos, fakta, klenik, unik bahkan mistik yang diulas berdasarkan pengalaman serta dari berbagai referensi, semoga bermanfaat
Shared Hosting dengan Kontrol Panel Cpanel atau Spanel memang sudah bisa menjawab kebutuhan untuk menciptakan sebuah website, selain harga yang relatif murah, penggunaan shared hosting memang tidak begitu berpengaruh terhadap website atau blog yang minim pengunjung.

Alasan beralih ke Cloud VPS Server

Salah satu blog saya yang tergolong biasa (maaf dengan keras akan dirahasiakan) memiliki jumlah pengunjung cukup banyak dan karena itulah beberapa kali blog tersebut kena suspend akibat HLA (High Loud Activity).

Sayapun mengupgrade paket hosting tersebut dari yang semula seharga 200 ribuan per tahun ke yang hampir 1jutaan pertahun, namun seiring makin bertambahnya jumlah pengunjung, lagi-lagi suspend HLA sering dialami.

Meski masalah suspend HLA ini bisa diatasi dalam waktu 2-3 jam (kebijakan hosting), namun tetap saja ini cukup mempengaruhi kinerja SEO, ini berarti pula kehilangan penghasilan dari program periklanan.

Nah, dari situlah meski masih awam saya mulai berpikir untuk memiliki VPS Server.

Pengalaman pertama menggunakan VPS Server

Setelah memiliki Cloud VPS Server yang cukup murah dari salah satu perusahaan webhosting, rasanya asing sekali, tidak seperti cpanel atau spanel yang selama ini saya ubek-ubek.

VPS Server yang saya gunakan menggunakan kontrol panel dari webuzo (benar-benar asing), untuk masuk ke kontrol panel diaksesnya cukup lambat, mungkin karena menggunakan server USA.

Perlu waktu sekitar 2 minggu bagi saya untuk mempelajari cara paling dasar menggunakan kontrol panel webuzo hingga akhirnya saya baru memahami ternyata menggunakan Cloud VPS Server bisa diibaratkan memiliki komputer sendiri yang diakses secara remot sebagai server.

Informasi dasar Cloud VPS Server with Webuzo Control Panel

Memahami Cloud VPS Server with Webuzo Control PanelSpesifikasi  VPS server yang digunakan memiliki Processor dual core dengan RAM 1gb dan Hardisk 20gb, jadi agar VPS server tersebut bisa berfungsi adalah harus terinstal Operating System dan juga kontrol panel. Dan jika kapasitas penyimpanan (hardisk) yang dimiliki hanya sebesar 20gb, itu artinya sekitar 2-3gb akan habis sigunakan oleh instalasi OS dan Kontrol panel.

Layaknya komputer di rumah, ketika terjadi kerusakan atau error atau sekedar latihan untuk belajar, kita bisa menginstall ulang, memilih tipe OS dan juga memilih kontrol panel sendiri, namun sebaiknya gunakan OS dan kontrol panel sesuai dengan pesanan, karena ini berkaitan dengan lisensi kontrol panel yang disewa pada paket tersebut.

Langkah-langkah menggunakan Cloud VPS Server with Webuzo

Selanjutnya setelah berulang ulang mengutak-atik, restart lagi, instal ulang lagi hingga benar-benar memahami fungsi dari setiap menu yang terdapat pada kontrol panel webuzo serta sedikit menguasai penanganan VPS Server, langkah berikutnya yang bisa dilakukan di Kontrol Panel Webuzo adalah :
  1. Cara membuat NS Domain 
  2. Cara menambah Domain
  3. Cara menghubungkan domain ke Cloud VPS Server
  4. Cara mengatur File (File Management)
  5. Cara setting email
  6. Pengaturan keamanan dan Backup
Akan saya bahas nanti 

Sensasi menggunakan Cloud VPS Server

Seperti yang saya katakan diatas, ibaratnya kita punya komputer sendiri, kita bisa menginstall, uninstall, membagi dan sebagainya. dan yang jelas kini blog saya yang memiliki lebih dari 2 juta pengunjung / bulan tidak lagi mengalami masalah suspend akun gara-gara High loud activity karena kita bisa memantau penggunaan ram dan cpu melalui kontrol panel webuzo tersebut.

Label: , , , ,



| Cari tentang Clud VPS Server bagi pengguna baru di : AOL | Ask | Bing | DuckDuckGo | Microsoft | Google | ixquick | Yahoo | Yandex | Yippy | MySearch